Ganjar Sebut Anggaran Pertahanan RI Kecil, Anies Setuju Ditambah

Jakarta, CNBC Indonesia – Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebut anggaran pertahanan Indonesia belum ideal karena masih 0,78% dari rasio belanja per produk domestik bruto (PDB) Indonesia, yang harusnya bisa mencapai 1 sampai 2%. Ganjar pun bertanya ke Anies, bagaimana solusi agar anggaran pertahanan Indonesia bisa bertambah dan mengejar ketertinggalan dari negara lain.

“Anggaran pertahanan belum ideal, kita perlu 1-2%, sekarang masih 0,78% dari PDB, belanja alusista naik dari US$ 20,7 miliar menjadi US$ 25 miliar padahal target renstra kita rencana strategis minimum essential force di 2024 tidak tercapai sekarang 65,49% dari target. Apa solusi ekonomi pertahanan untuk kita bisa kejar ketertinggalan?” tanya Ganjar kepada Anies saat Debat Capres 2024, Minggu (7/1/2024).

Anies pun merespons pertanyaan Ganjar. Dia setuju anggaran pertahanan Indonesia harusnya 1% hingga 1,5% dari PDB.

“Jadi terkait anggaran pertahanan sebagaimana disampaikan kita masih di bawah tadi disebutkan 0,78%, kami memandang perlu sampai 1- 1,5% yang kita butuhkan,” jawab Anies.

Maka dari itu, kata Anies caranya harus memperbesar GDP dan APBN. Apa yang bisa dilakukan? bisa dengan menggenjot pemasukan negara dan hutang.

“Untuk itu kita harus perbesar GDP kita perbesar apbn kita karena titu pertumbuahan ekon penting yang merata dan berkualitas, harapannya maka kita memiliki masukan negara yang cukup, kedua terkait hutang, hutang-hutang yang digunakan untuk aktivitas produktif yang meningkatkan kesejahterahan menumbuhkan perekonomian itu salah satu cara memperbesar APBN kita memperbesar pendapatan,” tuturnya.

Pemerintah dinilainya perlu meningkatkan pemasukan negara dari sektor pajak. Lalu, menekan praktik korupsi yang membuat serapan pendapatan negara tidak optimal.

“Dengan begitu maka porsi yang kita miliki untuk sekitar pertahanan bisa kita alokasikan, tanpa ada anggaran cukup maka alokasi berat,” ujarnya. https://sebelumnyaada.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*